15

Apa Itu Direct To Garment (DTG) Printing

Apa itu direct to garment (DTG) printing

Direct to garment printing (disingkat DTG printing) adalah suatu metoda printing pada kain yang caranya mirip dengan printing inkjet pada kertas seperti yang umum dilakukan. Bedanya printing pada kertas menggunakan roll sedangkan printer DTG menggunakan permukaan datar yang dinamakan flat-bed. Jadi secara awam bisa dikatakan printer DTG adalah printer kaos.
Kebanyakan printer DTG adalah modifikasi dari printer inkjet. Sangat jarang ada printer DTG yang memang dibuat secara khusus oleh pabrikan printer, dan itu pun harganya jauh lebih mahal dibanding dengan printer DTG hasil modifikasi dari printer inkjet biasa.

printer dtg jakarta

Cara Print DTG

Tidak seperti printing pada kertas yang menggunakan tinta dye, printing pada kain harus menggunakan tinta pigmen. Juga diperlukan jumlah tinta yang lebih banyak karena sifat kain yang daya serapnya lebih tinggi. Untuk mendapatkan hasil yang bagus diperlukan bahan kain 100% katun, bahan kain yang mengandung katun sampai 50% tetap masih dapat di-print tapi warna yang dihasilkan lebih muda dan pudar karena tinta hanya bisa melekat pada bahan katunnya saja.
Yang biasa di-print menggunakan DTG adalah kaos t-shirt, celemek, handuk, sarung bantal dsb. Kain berwarna putih (atau warna muda lainnya) bisa langsung di-print. Sebelum di-print perlu di-press dulu menggunakan mesin heatpress untuk menghilangkan kelembaban dan agar bulu-bulu pada permukaan kain tidak berdiri. Setelah di-print kain harus di-press juga untuk men-setting tintanya agar melekat sempurna di kain.
Cara print DTG di kaos hitam berbeda, agar warna bisa muncul dengan jelas, printing pada kain berwarna hitam atau gelap memerlukan dasar (under-base) warna putih terlebih dahulu. Warna dasar putih (white under-base) di-print terlebih dahulu sebelum layer printing berwarna diterapkan. Karena sifat tinta putih yang berbeda dengan tinta warna lainnya, diperlukan pre-treatment dahulu pada bahan kainnya agar tinta putih dapat melekat dengan baik. Pre-treatment berupa cairan yang disemprotkan merata dan dengan ketebalan yang secukupnya pada kain, kemudian dipanaskan menggunakan mesin heat-press.

White Ink Maintenance System (WIMS)

Tinta putih untuk DTG diperlukan dalam jumlah yang lebih banyak dibandingkan tinta warna lainnya, sehingga hampir separuh dari kapasitas penyimpanan tinta pada printer diperuntukan bagi tinta putih. Tinta putih DTG dapat menimbulkan masalah pada head printer, karena pigmennya yang terbuat dari bahan titanium dioksida (TiO2) sangat mudah mengendap dan menyumbat head printer. Kebanyakan printer DTG menggunakan kantong plastik (seperti yang digunakan untuk menampung darah di rumah sakit) untuk menyimpan tinta putih agar dapat diguncang-guncang atau diremas-remas secara periodik untuk mencegah pengendapan. Beberapa printer DTG yang lebih profesional dilengkapi dengan sistem perawatan tinta putih untuk mensirkulasikan dan memfilter tinta putih secara otomatis. DS-DTG adalah satu-satunya printer DTG rakitan lokal yang dilengkapi dengan sistem perawatan tinta putih secara otomatis dan dapat diprogram waktu dan selang waktu aktivasinya, sistem ini dinamakan White Ink Maintenance System (WIMS).

White Ink Management System WIMS

Screen Printing vs DTG

Walaupun sablon menggunakan screen sudah sangat umum digunakan untuk sablon pada kain, tidak semua keinginan dan permintaan customer bisa diwujudkan. Oleh karena itu printer DTG bisa merebut popularitas terutama pada usaha-usaha pembuatan kaos distro. Berikutnya akan dibahas keuntungan dan kerugian menggunakan printer DTG dibandingkan dengan screen printing

Keuntungan Printer DTG

  1. Hasil sablonan lebih lembut dan tipis, tidak kasar dan tebal seperti hasil screen printing
  2. Dapat menyablon gambar yang pixelnya lebih rapat seperti foto
  3. Warna hampir tidak terbatas
  4. Ongkos produksi tidak dipengaruhi kuatitas sehingga dapat memproduksi dalam jumlah satuan (tidak ada order minimum)

Kerugian Printer DTG

  1. Warna yang dihasilkan belum tentu match dengan yang dilihat dilayar monitor komputer
  2. Harus menggunakan bahan kain katun 100%, jika tidak 100% maka warna yang dihasilkan akan lebih terang dan pudar
  3. Ukuran printing terbatas (maksimum ukuran A3+)
  4. Tidak diperoleh penurunan ongkos produksi walaupun diproduksi secara massal

Keuntungan Screen Printing

  1. Tersedia macam-macam tinta dan efek seperti glitter dan foil
  2. Dapat menggunakan bahan campuran sampai 80% katun
  3. Ukuran printing bisa lebih besar
  4. Cost effective untuk jumlah produksi yang banyak

Kerugian Screen Printing

  1. Semakin banyak warna yang digunakan, semakin mahal ongkos produksi karena diperlukan tambahan jumlah screen
  2. Tidak bisa mencapai detail fotografis
  3. Produksi dalam jumlah kecil sangat tidak cost effective
  4. Harus ada order minimum

sablon digital

15 Comments

  1. Brapa harga DS DTG, Apakah basenya epson 1390 atau yg lainnya.
    Kalau cuma beli WIMS nya saja apakah boleh?

    • Harga sekitar 22 juta, DS-DTG menggunakan mesin Epson 1390. Untuk sementara WIMS tidak dijual bebas, tapi diberikan sebagai bonus (PROMO) untuk pembelian DS-DTG

  2. Kalo Harga sekarang DS-DTG katanya udah turun ya…saya minta no. telp / hp juaga alamatnya dimana…? saya mau kesana lihat kwaliasnya trimakasis

    • konsumsi tinta sama saja kaos putih atau hitam CMYK per borol 100 ml, kira-kira untuk 400 kaos uk A4

    • DTG (Direct to garment) bisa lsg print ke kaos, kemampuan sampai ukuran A3, bisa untuk kaos warna putih dan warna gelap,
      untuk info lebih lanjut silahkan kontak

      Citta Himawan
      BB: 2B0A2735
      HP/WA : 085710035053

    • Di Jual Perangkat WIMS garansi 3 (tiga) tahun, ini produksi saya workshop sendiri, sdh saya krm VIA email

    • Rakitan Lokal, gunakan mesin Printer Epson Stylus 1390, spesifikasi di krm ke email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *